FARMASI..
ya, sekarang saya adalah calon farmasis di Indonesia. Eh tapi tunggu dulu, saya
ini juga lulusan SMK Farmasi, jadi bisa dibilang saya ini sudah farmasis atau
belum ya ? hehehe..
3 tahun menjalani pendidikan di SMK, menuai ilmu-ilmu tentang kefarmasian yaa
cukup memuaskan.
Awal mula saya memasuki pendidikan farmasi adalah dari dorongan sang Ayah saya
tercinta. Pastinya tiap orang tua ingin anaknya mendapatkan kehidupan yang
layak untuk masa depannya, ya salah satunya pendidikan dalam bidang kesehatan.
Farmasi inilah :)
Apa sih yang ada di benak kalian ketika mendengar ‘farmasi’
? ada gambarannya ?
enggak ada ? serius ? wah sama dengan saya ketika akan masuk farmasi. hehehe
Benar-benar tidak mengetahui apa itu farmasi, tapi tidak apa-apa karena semua
itu berjalan. Dari 0 hingga 100, semua dalam proses. Seperti saya dulu, dari
tidak tau hingga tau tentang dunia kefarmasian.
Semua prosesnya pun juga tidak instan, banyak sekali hambatan untuk mencapai
100. Ketika hambatan itu datang, yakinkan pada diri sendiri kita bisa. Ingat siapa
semangat kita, kedua orang tua pastinya kalau punya pacar ya boleh kok, itu
semangat plus-plus dari Allah SWT
J.
Untuk lebih semangat lagi, tanyakan kepada pembimbing
“Untuk apa kita belajar ini? Apa gunanya untuk kedepan Pak/Bu?. Nah
dengan kalian bertanya tentang ini, kalian akan menemukan hasil yang dapat membuat
kalian kembali bersemangat.
SMK…
untuk para lulusan SMK, apa ada rasa menyesal saat sekolah di SMK ?
Kalau iya, sama seperti saya. Menyesal sempat saya alami saat di SMK, kenapa ?
yaa yang pasti karena tidak seperti SMA. Tugas banyaklah, praktikum madet lah, berangkat
pagi pulang magrib lah dan tentunya sekolah didominasi oleh perempuan. hehehe tapi
mari kita kembalikan semua pada hal positifnya. Dari SMK

kita akan jauh lebih
unggul dalam bidang prakteknya. Selepas SMK kita juga bisa memilih, ingin
langsung kerja atau kuliah ? kalau dulu SMK itu sekolah yang menyiapkan tenaga
kerja siap pakai, maksudnya lulus langsung kerja gitu lah. Tapi sekarang dunia
kerja banyak yang memberi persyaratan pendidikan min D3, makanya sekarang
banyak yang kuliah juga. Disamping itu,
sekolah-sekolah farmasi sekarang sudah menjamur. Jadi persaingan untuk menjadi
Good Pharmacist makin ketat. Oleh sebab itu, jalanilah semua dengan semangat !
Rutinitas SMK menurut saya juga didominasi dengan belajar, main ? juga ikut
serta dalam mendominasi hehehe. Pacaran ? ….. [jawaban masing-masing yee]
Kelulusan…

adalah yang ditunggu-tunggu ketika kita mengalami stres dalam mapel. Hahaha iya
kan ?
“kapan lulusnya….” Kalimat yang
selalu selalu kerap didengar ketika stress dalam suatu mapel. hehehe
28 MEI 2012 saya dan teman-teman
seangkatan dinyatakan lulus dari SMK. Alhamdulillah….
tawa sedih tangis diam teriak flat adalah beberapa ungkapan yang muncul
ketika membuka kertas kelulusan itu. Hahahaaa “LULUS” membayar semua
usaha-usaha kita selama menempuh pendidikan, tapi ingat ya bahwa untuk dapat ‘benar-benar
menikmati’ dari kata LULUS itu diperlukan usaha yang benar-benar usaha. Yups,
NO CHEATING !
oke sekarang sudah lulus, sekarang masa nganggur, kemudian munculah kalimat
 |
| sekolah farmasi saya |
“AKU
KANGEN SEKOLAH”
hahahaha tedengar lucu juga ya. Dulu ngebet ingin cepat lulus, sekarang kangen
lagi bersekolah, berseragam. Hehehe
ya memang, kenangan itu harta yang tak terbeli. Maka itu lakukanlah segalanya
dengan semangat ! rajutlah calon-calon kenangan dengan cinta dalam setiap
rajutannya hehehe seperti kata nenek Spongebob.
KULIAH…
ya, saya melanjutkan kuliah S1 dan tentunya Farmasi lagi. Dibilang bosen ? ya
iya, di bilang pasti stress lagi ? ya iya dibilang muak ? ya iya. Tapi ingat
lagi penyemangat kita dan kalimat tanya itu.
kok ga ambil lain jurusan ? ingin ambil lain jurusan, tapi minat saya di
kedokteran. Bagaimana dong ? hahaha saya
memang tidak mencoba tes di kedokteran. Kenapa ? mau tau aja. :D
awal kuliah semua terasa nikmat, tidak ada praktek tidak ada pulang sore. Ya,
masih seperti anak SMP. Hanya saja materi yang berbeda dengan tugas yang
menggelegar. Lebay boleh kan..
kuliah.. belum seutuhnya mencapai 100.
100 akan saya capai ketika saya dapat membahagiakan ke 2 orang tua saya berkat
ilmu saya, ketika saya itu berguna dalam lingkungan sekitar, ilmu yang saya
timba bertahun-tahun itu dapat saya aplikasikan disekitar. Itulah 100 dalam hidup saya.
IP…
Semester satu ciptakan IP yang tinggi, usaha keras + berdoa. Tapi jangan
terlalu keras, ntar stress hehe.
tidak ada pacar ? tidak apa-apa.
galau ? oke saja, itu normal.
yang terpenting dalam hidup adalah ingat bahwa Allah SWT sebagai Tuhan kita,
Dia dekat Dia selalu dihati

kita, jadi sebenarnya kita itu tidak sendiri !
lalu keluarga yang menjadi penyokong kita dalam meraih masa depan.
sahabat penghilang penat, penghilang keluhkesah, semua direfresh dengan adanya
suatu persahabatan.
pacar …. [no comment]
Dengan ingat kepada siapa yang menjadi penyemangat kita. InsyaAllah kita
kembali bersemangat !
ya sebagai POHON, dimana pohon itu kita dan batang + akar adalah penyemangat
kita atau jiwa dalam diri kita. Ranting + daun sebagai
hasil dari usaha-usaha
kita.

Mereka akan cepat layu/mati kalau tidak diberi pupuk yang sesuai, atau tidak
disiram tepat waktu. Jangan takut daun mati, memang daun itu akan mati. Dengan matinya
daun, sesungguhnya akan ada daun lain yang akan menggantikan. Make A Tree Of
Your Life !
I LOVE ALLAH SWT-I LOVE MY FAMILY-I
LOVE MY BESTFRIEND
with my soul: NINO